Selasa, 05 Januari 2021

5 Tips Public Speaking

 


Selasa, 05 Januari 2021

Narasumber: Namin AB Ibnu Solihin.

Founder motivatirpendidikan.com

Ayah 4 anak  yang sukses mendidik anak  tanpa gedget

Motivator, parenting, dan pndidikan.

5 Tips Public Speaking for teacher

Guru harus punya kemampuan bicara yang baik untuk mentransfer ilmu, untuk menjelaskan mata pelajaran yang diampu, untuk mencontohkan sesuatu untuk menjelaskan terlebih dahulu. Jadi kita harus bisa bicara di depan umum yang baik. Hal yang harus dilakukan adalah sebagai berikut.

1.       Aktif dalam kegiatan organisasi

2.       Mengambil kesempatan menjadi pembawa acara, moderator, MC, dll.

3.       Ikut program pelatihan retorika berbicara atau public speaking

4.       Banyak membaca buku untuk menambah kosa kata kita

5.       Seringlah berlatih untuk mengasah keterampilan berbicara kita.

 

Intip Profilku Yuks

 

BIONARASI

Profilku

Aam Nurhasanah, S.Pd. Lahir di Cipanas, tanggal 12 Agustus 1988. Menempuh masa pendidikan mulai dari  SD  Negeri Bintangresmi 02, SMP Negeri 1 Cipanas, SMA Negeri 1 Cipanas, Kuliah S1 di STKIP SETIA BUDHI Rangkasbitung, Prodi DIKSATRASIADA dan lulus tahun 2012. Penulis pernah menjadi kepala sekolah di SMPS MATHLA'UL HIDAYAH CIPANAS periode 2018 sampai Juni 2021. Saat ini, mengabdi sebagai Guru Mata Pelajaran Bahasa Indonesia di SMP Negeri Satu Atap 4 Cipanas, Kab. Lebak, Provinsi Banten sejak Juni 2021 dan menjabat sebagai ketua MGMP Bahasa Indonesia Subrayon 3 Kabupaten Lebak, Provinsi Banten sejak Desember 2023.

Saat ini penulis sedang mengikuti Pendidikan Calon Guru Penggerak Angkatan 9 tahun 2023 dan telah mengikuti Festival Panen Raya Lokakarya 7 tanggal 26-27 April 2024 di Gedung As-Sakinah Rangkasbitung, Kab. Lebak, Provinsi Banten.

Penulis memulai karir sebagai seorang blogger penulis pemula, melangkah menjadi moderator, narasumber, kurator, sekarang sedang belajar menjadi editor dari naskah peserta kelas belajar menulis Omjay dan naskah teman-teman guru lainnya.

Dengan keuletan dan komitmen menulis setiap hari, penulis pernah meraih Juara 1 Lomba Blog PGRI dan Juara 10 besar HUT AISEI kategori artikel favorit.

Penulis telah melahirkan 62 buku antara lain:

1. Buku antologi ”Semangat Menulis Bersama Bu Kanjeng” Juli 2020. 

2. Buku Solo “Mengukir Mimpi Jadi Penulis Hebat” Agustus 2020. 

3. Buku kolaborasi Prof. Richardus Eko Indrajit judulnya “Parenting 4.0: Mengenal Pribadi dan Potensi Anak Generasi Milenial Multiple Intelligence” September 2020. 

4. Buku antologi “Kisah Inspiratif Sang Guru” Oktober 2020,

5. ”Kompilasi Artikel YPTD” November 2020, 

6. “Jejak Digital Motivator Andal” Desember 2020, 

7. “Patidusa Pujangga Wiyata” Desember 2020, 

8. Buku solo kedua “Kunci Sukses Menjadi Moderator Online” Desember 2020, 

9. “Kompilasi YPTD Lima” Januari 2021,  

10. “The Power of Silaturahmi in Writing” Februari 2021,  

11. Antologi kepala sekolah Wilayah Bina III SMP Kabupaten Lebak  berjudul “Jejak Langkah Mengukir Prestasi” Februari 2021, 

12. Antologi puisi “Semai Sukma Ksatria” Februari 2021, 

13. Buku Solo ketiga juara 1 lomba blog tingkat nasional berjudul “Blogger Inspiratif” Maret 2021

14. Buku antologi “Haru Biru Hijrah Meraih Berkah” Maret 2021,

15. Buku antologi puisi "Makk!!! Sajak terindah untuk Ibu" April 2021

16. Buku antologi Puisi Patidusa "Rinai Rindu Sang Guru" Mei 2021

17. Buku antologi pantun "Rona Ramadan" Mei 2021

18. Buku antologi "Purwakarya Literasi" Mei 2021

19. Buku antologi puisi "Prangko Merah Muda" Juni 2021

20. Buku antologi "Membongkar Rahasia Menulis ala Guru Blogger" Juni 2021

21. Buku antologi "Writing is my passion Jilid 1" Agustus 2021

22. Buku antologi "Writing is my passion Jilid 2" Agustus 2021

23. Buku antologi "Merdeka Berpantun" Agustus 2021 

24. Buku antologi Puisi Kemerdekaan Agustus 2021

25. Buku solo ke-4 "Rajin Menulis Berbuah Manis" Januari 2022

26. Buku antologi Tim F1 "Literasi, Solusi Saat Pandemi" terbit September 2021

27. Buku Biografi "Bait Kata Perjalanan Hidup" terbit September 2021

28. Buku Antologi Ultah YPTD 1, September 2021

29. Bangga Jadi Orang Indonesia, Oktober 2021

30. Gairah Literasi Negeriku, Oktober 2021

31. Buku Antologi "Jalan Terjal Menulis Buku" Oktober 2021 antologi komunitas Sahabat Pena Kita(SPK) founder Dr. Ngainun Naim.

32. Antologi Cerpen "Janji" Komunitas Dailitera Oktober 2021

33. Antologi puisi "Luka" Komunitas Dailitera Oktober 2021

34. Antologi Faksi "Jejak Pena Pengembara Aksara" November 2021

35. Antologi pantun "Pantunesia Karakter Bangsa"

36. Antologi "Inspirasi Menulis dan Menerbitkan Buku," November 2021

37. Antologi "How to be a writer" November 2021

38. Antologi puisi "Pesona Telelet" Desember 2021

39. Antologi "Mengukir Keabadian dalam Kebersamaan" Desember 2021

40. Antologi pantun "Senandung Ibu" Desember 2021 

41. Antologi KMO Batch 40, Space of Hope about Family Februari 2022


42. Antologi Kisah Para Pendaki Mimpi Februari 2022


43. Antologi Bunga Rampai Suka Duka Menuju ASN PPPK Februari 2022


44. Antologi Jejak Guru Hebat Milenial  Februari 2022


45. Antologi Aku dan Buku, Maret 2022


46. Antologi Kamis Menulis Lagerunal, Manuskrip Rasa, Mei 2022


47. Antologi Puisi Lagerunal, Dari Guru untuk Guru, Mei 2022


48. Antologi cerpen Komunitas Minra DAILITERA, Kisah di Balik Senja, Mei 2022


49. Antologi Mutiara di Balik Corona, April 2022


50. Antologi Melejitkan Potensi Menulis, Mei 2022


51. Antologi Puisi Akrostik Bom Atom Semangatku, Mei 2022


52. Antologi Catatan dari Pesantren, Mei 2022


53. Antologi Gawai dan Pendidikan, Juli 2022


54. Antologi puisi akrostik tema cinta, judul Dawai Hati Alunan Kasih, Agustus 2022


55. Antologi We Love Writing BM 25-26, Agustus 2022


56. Antologi Gairah Menulis Puisi Nusantara, Agustus 2022 BM 27


57. Antologi Public Speaking for Teacher, Februari 2023 


58. Antologi Gali Potensi Ukir Prestasi KBMN 28 terbit 27 Februari 2023


59. Antologi Sepotong Kisah di Akhir 2022 edisi Kopdar 1 KBMN, terbit Maret 2023 


60. Antologi Mengatasi Writer's Block KBMN 28, April 2023 


61. Antologi Ragam Potensi Sumber Prestasi KBMN 28, April 2023


62. Antologi Kado Terindah, kumpulan Aksi Nyata Kisah Inspiratif Kelas IX SMPN SATAP 4 CIPANAS, Mei 2023


Penulis aktif di beberapa komunitas menulis antara lain:

1.Pengurus Kelas Belajar Menulis Gratis Omjay dan PGRI (admin, moderator, dan narasumber)

2.Cakrawala Blogger Guru Nasional(Lagerunal) sebagai admin, moderator, dan narasumber.

3.Yayasan Pusaka Thamrin Dahlan (YPTD) sebagai admin dan moderator

4.Komunitas AISEI (Association for International-Minded School Educators Indonesia)

5.Komunitas Aksara Bermakna(KAB) Wonosobo Founder Kak Usrotun Hasanah

6. Sahabat Pena Kita (SPK) Tulungagung Founder Dr.Ngainun Naim

7.Founder WAG Pantun Bersuka Ria dan Puisi (Patidusa dan Telelet)

8.Pengurus di kelas belajar bicara Omjay atau Public Speaking For Teacher sebagai admin, narasumber, dan moderator. 

9.Anggota PP Agupena bidang literasi dan  perbukuan 

10.Ikut komunitas Mesra(Menulis Bersama) Azkiya Publishing

11.Pengurus kelas WIMP PMA(WRITING IS MY PASSION, PERUSAHAAN MILIK ALLAH). Sebagai narasumber, moderator, mentor, dan admin. Foundernya Bu Kanjeng di sponsori OASE PUSTAKA. 

12. Aktif gabung antologi di komunitas Naskah Nulis Bareng (NNB) DAILITERA

13. Aktif di grup KMO(Kelas Menulis Online) founder Kang Tendi sejak November 2021

14. Narasumber Guru Motivator Literasi Digital (GMLD)

15. Admin Rumah Literasi PMA WIMP Founder Bu Kanjeng.


Prestasi yang pernah diraih:

  • Juara 1 Lomba Blog PGRI Maret 2021 mendapatkan hadiah uang tunai 1.500.000, vocer makan, dan printer Epson L120
  • Juara 10 besar artikel HUT AISEI mendapatkan Webcam Logitech C270
  • Juara 3 Lomba Kreasi Masker HUT Dharma Wanita Persatuan Kabupaten(DWP) Lebak (Desember 2021)
  • Dapat apresiasi HUT Guru Proyektor EB.E500 dari PT EPSON INDONESIA
  • Lulus ASN PPPK Tahap 2, edisi Kamis, 16 Desember 2021
  • Menjadi juri Lomba Blog HUT SUMPAH PEMUDA dan Hari Pahlawan 
Penulis dapat dihubungi melalui:
Surel: aamnurhasanah12@gmail.com
Fb: Aam Nurhasanah
IG: aamnurhasanah88

Salam blogger inspiratif

Aam Nurhasanah, S.Pd. 



Senin, 04 Januari 2021

Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi


Pelatihan belajar menulis ini adalah kali perdana di bulan Januari gelombang ke 17. Jumlah pesertanya masih sama yaitu 257 peserta yang tersebar di pelosok nusantara. 

Saya masih bertugas sebagai moderator yang mendampingi narasumber hebat kelas menulis Omjay sejak jadi alumni gelombang 12 sampai saat ini. 

Narasumber perdana kuliah online via WAG ini adalah Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd. Beliau adalah founder kelas belajar menulis gratis dari gelombang 1-17. Kelas ini di mulai sejak bulan Januari 2020. Genap setahun semenjak Corona melanda bumi pertiwi. 

Bapak Wijaya Kusumah, M.Pd. akrab disapa Omjay. Beliau juga seorang motivator, trainer, sekaligus penulis buku, yang memotivasi saya untuk terus berkarya. Sudah ada 7 buku yang saya buat sejak mengenal kelas belajar menulis Omjay. Sungguh kelas yang sangat menginspirasi. Omjay juga founder Komunitas Sejuta Guru Ngeblog(KSGN). 

Tema malam ini adalah Menulislah Setiap Hari dan Buktikan Apa yang Terjadi. Omjay mengangkat tema ini karena banyak peserta yang masih bingung bagaimana caranya menulis? Bagaimana memulainya? Apa saja yang ditulis? Masih banyak pertanyaan lain dari para peserta. 

Omjay bercerita, katika beliau mulai menulis hanya mengggunakan WA dan diposting ke blog. Dari kumpulan blog maka disusunlah menjadi sebuah buku. Buku Catatan seorang guru blogger dan buku Menulislah setiap hari dan buktikan apa yang terjadi adalah buktinya. 

Bagaimana kita konsisten dalam menulis setiap hari satu halaman atau satu artikel, dapat dikumpulkan dan dikemas menjadi buku yang menarik. 

Keahlian menulis diperoleh dari latihan menulis setiap hari. Tulislah dengan 3 alinea, yaitu alinea pembuka, isi, dan penutup. 

Pisau akan semakin tajam bila terus diasah. Begitu pun keterampilan menulis. Tulisan kita akan semakin menarik dan renyah dibaca jika kita melatihnya setiap hari. 

Mulailah menulis dari hal yang disenangi dan dikuasai. Maka menulis akan terasa mudah. Saya sudah membuktikannya, dengan menulis akan mengasah keterampilan kita dalam menulis. 

Jadikan tulisan sebagai kebutuhan. Jika Anda bingung mau menulis apa, maka bacalah buku. Dengan membaca akan menambah pengetahuan kita dan menambah pembendaharaan kosa kata kita. 


Saat kita menulis janganlah jadikan sebuah beban. Jika jadikan beban, saat menulis akan terasa berat. Rasa malas akan menghampiri Anda. 


Jika tulisan Anda di blog sudah bagus, maka tidak menutup kemungkinan artikel yang Anda buat bisa dibayar 500.000 rupiah. Seperti artikel yang Omjay buat dan dibayar setengah juta. 

Saya belajar banyak hal dari Omjay. Begitu hebatnya keajaiban ngeblog setiap hari yang membuat beliau melahirkan beberapa karya buku selama pandemi. 

Saat sekolah berubah menjadi PJJ, Omjay membuat buku AGAR PJJ TAK LAGI MEMBOSANKAN. Saat Omjay terkena Virus Corona, Omjay membuat buku AWAS VIRUS CORONA MENGINTAI ANDA. Saat ratusan peserta alumni kelas menulis gelombang 1-17 meminta kata pengantar, Omjay pun membuat bukunya. 

Intinya, segala pengalaman ayo tulis dalam blog. Lama-lama kumpulan tulisan kita akan berubah menjadi buku. Sama halnya dengan pengalaman menulis resume, sayang kalau hasil pelatihan, tidak dibukukan. Karena ide akan segera hilang jika tidak diabadikan jadi sebuah buku. 

Terus semangat buat para peserta. Mulailah menulis resume dengan baik. Jangan copy secara utuh tulisan dari narasumber. Ambil intisari dari kesimpulan yang narasumber sampaikan. 

Semoga para peserta makin semangat dan konsisten mengikuti 20 pertemuan ke depan. Jangan tunggu besok baru nulis resume. Tulislah sekarang mumpung ide masih berserak di sekitar kita. Jika tunggu besok, pasti rasa malas makin menghantui kita. Hehehe. 

Berikut flyer buku yang Omjay tulis baik solo maupun antologi. 














Salam blogger inspiratif. 

Aam Nurhasanah, S.Pd. 

SMPS MATHLA UL HIDAYAH CIPANAS


#Day5JanAISEIWritingChallange


Minggu, 03 Januari 2021

Wisata Religi Cirebon-Panjalu Ciamis-Pamijahan Tasikmalaya



Kamis, 31 Desember 2020, Adel untuk ketiga kalinya mengikuti wisata religi ke Cirebon, Panjalu Garut, dan berakhir di Pamijahan Tasikmalaya. 

Kami berangkat naik bus pandawa, dengan jumlah rombongan 120 orang. Wisata religi ini diadakan sebagai acara tahunan di Ponpes Mahida, Pondok tempatku mengajar dan membimbing anak-anak santriawan santriawati. 

Kami berangkat pukul 6 pagi, tiba di Cirebon pukul 11 pagi. Di Cirebon kami ziarah ke makam Sunan Gunung Jati. Sunan Gunung Jati adalah Wali Songo yang menyebarkan agama islam yang lahir dari Nyai Rara Santang pada tahun 1450 Masehi. Rara Santang adalah anak dari Prabu Siliwangi, seorang yang memiliki kekuatan magis dan sangat dihormati di tanah Pasundan. 

Setelah dilantik menjadi Raja Cirebon oleh Pangeran Cakrabhuwana, nama Syarif Hidayatullah yang merupakan nama asli Sunan Gunung Jati, berubah memiliki gelar Maulana. Syeh Maulana Jati menjadikan Banten sebagai daerah kekuasaan kerajaan Cirebon dan mengangkat anaknya Sultan Maulana Hasanudin sebagai penguasa kesultanan Banten. Saat berumur 120 tahun,  Syeh Maulana Jati dikenal sebagai Sunan Gunung Jati karena tempat peristirahatan terakhirnya berada di atas Gunung Jati.

Kami melanjutkan perjalanan  ke  Panjalu Ciamis,  Jawa Barat. Sampai di sana sekitar pukul 10 malam.  Di sana kami ziarah ke makam Prabu Hariang Kencana(Borosngora). 

Kami harus naik perahu untuk sampai di makam Situ Lengkong Panjalu. Gerbang di sana, di apit 2 patung macan. Satu macan tutul berwarna hitam di sebelah kiri dan satu macan berwarna putih di sebelah kanan, dan disebelah macan ada 2 patung naga. Konon 2 patung macan jelmaan dua anak raja Brawijaya, kerajaan Majapahit, yang tersesat di sana, namun melanggar aturan. Akhirnya harus berubah wujud menjadi raja hutan penunggu hutan Panjalu hingga kini. 


Perjalanan dilanjutkan ke Pamijahan  Tasik dan sampai pukul 2 pagi. Kami menginap sejenak sampai adzan subuh berkumandang. Biaya penginapan cukup murah, hanya 10rb perorang sudah termasuk toilet. Cukup untuk melepas lelahnya perjalanan kami tadi malam. 

Tahun baru ini, tanggal 01 Januari 2021, kami berada di Pamijahan Tasikmalaya. Kami menuju makam Syeh Abdul Muhyi. Kami berangkat pukul 6 pagi. Sebelum berangkat kami mengisi perut agar kuat saat perjalanan. 

Syeh Abdul Muhyi adalah salah satu ulama penyebar agama islam. Di sana ada gua bernama gua safarwadi yang di dalamnya ada kopiah haji yaitu lekukan bulat atap gua yang menyerupai peci. Konon jika ada yang pas saat berdiri, insyaallah akan bisa naik haji. Ada juga lubang-lubang seperti mulut gua, yang dikisahkan menjadi jalan tembus menuju Banten, Cirebon, sampai Makkah. Waallhu a'lam bishawab. 


Setelah puas berada di Pamijahan. Tepat pukul 11.45 kami melanjutkan perjalanan dan berhenti di Garut untuk membeli oleh-oleh. Kami juga berhenti di Cianjur untuk shalat magrib. 

Pukul 22.30 kami sampai di pondok dan saya langsung pulang ke rumah untuk segera beristirahat. Wisata religi kali ini sangat menguras waktu dan tenaga. Badan rasanya sakit semua. Perlu waktu sehari semalam untuk beristirahat total dan menyegarkan badan. 

Semoga dengan adanya wisata religi ini, kita semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT dan makin mendapatkan kebaikan dan keberkahan dalam menjalani kehidupan. Amin

#Day01JanAISEIWritingChallange


Berani Menulis dalam 20 hari


Buku Berani Menulis dalam 20 hari, adalah buku yang ditulis oleh Pak D Susanto. Beliau menulis kumpulan resume selama 20 kali pertemuan di kelas belajar menulis Omjay dan PGRI dan lulus sebagai alumni gelombang 15.

Buku ini saya dapatkan dengan cara barter. Saya mengirimkan buku terlebih dahulu, dan Pak D membalasnya juga. Baru hari ini buku Pak D mendarat di pangkuan dengan selamat. 

Menurut Pak D, menjadi penulis itu tidak mudah. Hal itu membutuhkan kemauan dan keterampilan. Kemauan diperoleh dari motivasi diri sendiri maupun dari para pakar. Sedangkan keterampilan menulis didapatkan dari penerapan ilmu yang diperoleh saat dipraktikan secara mandiri(otodidak). 

Membaca buku hasil resume Pak D, menambah pengetahuan baru terkait dunia tulis menulis buku. Daftar isi tidak ditulis per Bab. Namun ditulis semi populer. 

Buku ini berisi pengalaman Pak D saat mengikuti kuliah online via WAG kelas belajar menulis. Jumlah halaman di buku ini mencapai 158 halaman. Sangat seru membaca gaya penulisan Pak D. Sangat berbobot dan sangat bagus untuk dijadikan panduan bagi penulis pemula.

Aura semangat sangat terlihat di cover buku, dengan gambar tangan yang memegang erat pena. Foto Pak D yang memakai kemeja cokelat dan baground cokelat turut mempermanis tampilan buku ini. 

Ayo dapatkan bukunya. Anda akan mengetahui jurus-jurus menulis dari semua narasumber hebat yang turut menyemangati semua peserta untuk bisa melahirkan buku solo perdana. 

Semoga para peserta kelas menulis gelombang 16, dan peserta baru gelombang 17, bisa melewati  20 pertemuan tanpa absen, dan segera menerbitkan buku solo. 

Jika buku solo terasa sulit, mulailah dari buku antologi atau buku yang ditulis secara bersama-sama. Ukirlah karyamu hari ini agar kau dikenang esok hari. 

Salam blogger inspiratif.

Aam Nurhasanah, S.Pd. 

SMPS MATHLA UL HIDAYAH CIPANAS

#Day3JanAISEIWritingChallange

Challenge Resensi Buku “ Kisah Serdadu-serdadu Kecil”

  Sumber: www.wijayalabs.com Resensi Buku “ Kisah Serdadu-serdadu Kecil” Hai sobat Lage, hari ini saya mendapat kejutan buku karena suda...