Jumat, 19 Juni 2020

PERAN GURU BLOGGER TERHADAP PJJ



Hari Kamis, tanggal 18 Juni 2020, PGRI mengadakan Konferensi Virtual Lewat media Zoom dan Youtube. Berikut linknya 
https://youtu.be/Sk9wpUbTAMY
Kegiatan ini dipandu oleh host ternama, Bapak Wijaya Kusumah atau lebih akrab dipanggil Omjay. Sosok yang rendah hati ini mengundang Komunitas Guru Sejuta Ngeblog(KSGN) dan semua guru kelas belajar menulis dari gelombang 1-12, untuk ikut andil menghadiri kegiatan tersebut. Saya adalah salah satu peserta kelas menulis yang ikut menjadi saksi acara yang hebat kemarin sore. Kegiatan berlangsung cukup lama dari pukul 16.00 sampai 18.13 WIB. Lebih dari setengah jam dari batas waktu yang telah ditentukan. 

Di awal acara Omjay sebagai host menjelaskan tujuan utama dari konfrensi Blogger PGRI ini adalah untuk mengajak semua guru di seluruh tanah air agar mampu menulis di blog dan mengelolanya dengan baik. Sehingga ke depannya blog bisa dijadikan sebagai media pembelajaran oleh semua guru beserta anak-anak didik kita. Setelah itu Omjay memperkenalkan 4 narasumber hebat yang eksis dalam dunia Blogger sekaligus Pembicara Nasional. Yuks kita simak materinya..

1. Bapak Yahya dari Kalimantan Timur


Terkait dengan surat edaran sekjen kemdikbud no 15 tahun 2020, maka pembelajaran di rumah akan diperpanjang. Maka dengan itu PJJ harus dibenahi sehingga lebih terstuktur dan tidak asal jadi.

Metode Belajar Dari Rumah(BDR) dapat dilakukan dengan PJJ daring, luring, ataupun keduanya. 
  • PJJ daring/online menggunakan media gawai(gadget) maupun laptop yg terhubung dengan sinyal internet. 
  • Sedangkan PJJ Luring (Offline) menggunakan media TV seperti rumah belajar. 
Selain itu ada 2 pendekatan yang dapat digunakan yaitu 
  • Pendekatan Tatap Muka Virtual yaitu dengan media video Conference misal Youtube,Zoom, Webex,  Timelink, dll.
  • Pendekatan LMS( Learning Management System) yaitu sistem pengelolaan pembelajaran secara daring melalui aplikasi Google Class Room, Ruang Guru, atau kelas maya rumah belajar. 
Semua metode dan pendekatan harus memerlukan kerjasama antara guru, siswa dan orangtua. Jika salah satu tidak berperan, hasil akhir yang akan dicapai tidak akan maksimal. 

2. Drs. Sri Sugiastuti, M.Pd (Bu Kanjeng)
Semua guru harus mampu menulis. Salah satu media yang digunakan adalah blog. Menulislah di blog dan jadikan menulis itu sebuah kebutuhan, bukan kewajiban.BUKTI DARI HEBATNYA KEAJAIBAN BLOG adalah  Bu Kanjeng mampub membuat kumpulan resume di blog, menjadi sebuah buku dengan judul SEMANGAT MENULIS BERSAMA BU KANJENG DAN OMJAY. Saya sangat bangga menjadi  salah satu peserta yang terlibat di dalam buku Bunda Kanjeng dan Omjay.


3. Bapak Dedi Dwitagama
Hal yang sangat teringat dalam materi Pak Dedi adalah saat kita menulis di blog, tulislah dengan sepenuh hati sehingga ide akan berkembang menjadi tulisan yang indah dan cemerlang. Kita sebagai guru harus diatas rata-rata sehingga harus punya target memanfaatkan waktu dengan hal yang positif bagi diri sendiri maupun orang lain. Berkaca dari ucapan Pak Dedi, semakin menguatkan tekad saya untuk bisa menjadi penulis. Saat pandemik  ini, saya mengikuti kelas belajar menulis online bersama Omjay.  Buat saya ini adalah awal meraih mimpi menjadi penulis. Saya akan membuktikannya suatu saat nanti. Ada hikmah di balik Corona. Ada semangat literasi dalam dunia maya. Keren sekali bukan? 

Pembicara terakhir sekaligus penutup adalah Bapak Namin AB Solihin. Beliau membahas tentang public speaking, visualisasi materi yg kreatif dan inovatif, serta mengingatkan dokumentasi setiap kegiatan di medsos. Itu akan membuktikan bahwa kita memang serius dalam bekerja dalam malekukan PJJ di dunia maya.  Saat bertemu dengan anak didik di dunia maya, gunakanlah pakaian terbaik, rapih, dan gestur tubuh yang baik supaya anak didik merasa bahwa kita sedang ada di hadapan mereka. Cukup menarik sekali Pak Namin ini saat berbicara. Hal itu menunjukkan bahwa jam terbang bicaranya sudah cukup banyak sehingga setiap perkataan Pak Namin sangat meyakinkan dan tanpa keraguan sedikitpun. 

Sangat bersyukur bertemu blogger hebat di seluruh Indonesia. Terimakasih atas ilmunya. Semoga Virus Corona segera sirna dan melukis senyum dilintas samudera. Aminn...






15 komentar:

  1. Luarbiasa bu.. Terimakasih informasinya

    BalasHapus
  2. Mampu membuat buku, resume yang mantap

    BalasHapus
  3. Woow keren poko e. Smgt pool.mampir Bu Aam kkegiatan e cakini.blogspot.com

    BalasHapus
  4. Wow...mengagumkan bu aam...tulisannya tajam

    BalasHapus
  5. mantul. https://membangunpersonalbranding.blogspot.com/2020/06/peran-guru-dalam-mensukseskan.html

    BalasHapus
  6. Semoga bisa menyelenggarakan PJJ yang menyenangkan

    BalasHapus
  7. Mksi ininformasinya Bu Aam karena sy tdk mengikuti..kemarin jam segitu lg menjenguk bpk skt d kampung... Salam Literasi

    BalasHapus
  8. Siap...Silahkan sy tunggu kunjungan baliknya di www.sarastiana.com

    BalasHapus

Challenge Resensi Buku “ Kisah Serdadu-serdadu Kecil”

  Sumber: www.wijayalabs.com Resensi Buku “ Kisah Serdadu-serdadu Kecil” Hai sobat Lage, hari ini saya mendapat kejutan buku karena suda...